Minggu, 27 November 2016

Air Putih Dan Tubuh Kita ^_^




Tentu sudah tidak asing lagi ya temans, akan manfaat dan khasiat air putih, baik dari segi kesehatan maupun kecantikan.
Dulu, ketika masih remaja, saya minum banyak air putih semata-mata hanya untuk mendapatkan kulit cantik seperti yang sering saya baca di berbagai majalah remaja.

Ketika itu saya tidak terlalu peduli tentang khasiat air putih bagi kesehatan. Pokoknya waktu itu banyak minum air putih supaya cantik sajah. Hahaha........
Semakin kesini pandangan saya mulai bergeser tentang arti cantik dan sehat yang sebenarnya. Karena sejatinya tubuh yang sehat akan memancarkan kecantikan kita secara lebih maksimal. Betul tidak?
Oleh karena itu saya lebih memacu diri untuk minum banyak air putih karena di usia yang tak lagi muda, tentu berbagai macam penyakit lebih mudah mendera. Dengan minum banyak air putih saya berharap tubuh menjadi lebih bugar dan ringan dalam melakukan berbagai aktifitas.
Bagaimana sih air putih bisa menjadi begitu penting dalam kehidupan kita?
Jadi ternyata, tubuh kita ini sekitar 80% nya terdiri dari air lho temans....... malah ada beberapa bagian dari tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%, yaitu otak dan darah.
Kalau tidak salah nih ya, otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sedangkan darah memiliki komponen air sebesar 95%.
Nah biasanya kan kita disarankan untuk minum air putih sebanyak 2 liter per hari, itu ditujukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita melalui air seni, keringat, dsb.
Jika kita mengkonsumsi air kurang dari 2 liter sehari, maka secara otomatis tubuh akan menyeimbangkan diri. Yaitu dengan ‘menyedot’ air dari komponen-komponen yang ada dalam tubuh kita.
Biasanya yang diambil adalah dari sumber yang terdekat, yaitu darah. Dan darah yang disedot airnya akan menjadi kental, dan mengakibatkan perjalananya menjadi kurang lancar.
Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun-racun yang terdapat dalam darah), maka ginjal akan bekerja jauh lebih keras dalam menyaring darah yang kental tersebut.
Temans, saringan yang terdapat dalam ginjal itu sangat halus,  jadi tidak jarang, darah yang kental membuatnya robek. Ini bisa terlihat saat air seni kita berwarna kemerahan. Ini adalah tanda bahwa saringan ginjal kita sudah mulai bocor. Harus segera diambil tidakan ya temans. (Saat menulis ini saja saya sudah merinding). *bertekad mau minum air putih banyak-banyak.
Dulu.... pernah ada artikel yang memberitakan bahwa di Belanda, ada trend di kalangan anak muda yang melakukan apa yang mereka sebut ‘terapi air’. Yaitu minum 1,5 hingga 2 liter air putih sekaligus saat bangun tidur. Tahu apa yang terjadi? Kabarnya terapi air ini justru merusak ginjal mereka. Sehingga pemerintah Belanda kemudian resmi melarang ‘terapi air’ tersebut bagi warga Belanda.
Awalnya, bagi saya ini cukup mengherankan. Bukankah memang disarankan untuk minum 2 liter air per hari? Tapi kenapa ini justru merusak ginjal? Karena penasaran saya lalu mencari informasi ke sana-sini dan menemukan jawaban atas keheranan saya.
Jadi temans, ginjal kita itu kan fungsinya untuk mengolah air, sekaligus menggunakan air untuk membuang sampah dan racun yang terdapat dalam peredaran darah. Dan untuk bisa menjalankan fungsinya, ginjal memerlukan sekitar 250ml air setiap 1 jam. Itulah sebabnya kita disarankan untuk minum air putih sebanyak 8-10 gelas setiap harinya.
Tapi yang perlu kita pahami adalah, ginjal tidak dapat mengolah air lebih dari 250ml dalam sekali kerja. Kalau kita minum lebih dari jumlah ini, apalagi dalam jarak yang kurang dari 1 jam, maka ginjal akan kelelahan. Dan jika ini terlalu sering terjadi, ginjal bisa rusak, seperti yang dialami oleh anak-anak muda di Belanda yang mengikuti trend ‘terapi air’ itu.
Jadi, batasi minum air putih paling banyak 1 gelas saja sekali minum ya temans. Tetapi setiap satu atau satu setengah jam, kita harus minum lagi.
Ohya temans, kalau yang ini saya baru tahu, bahwa ternyata pada saat sedang makan dan beberapa saat sesudah makan, kita tidak boleh minum air banyak-banyak. Karena saat makanan sedang memenuhi lambung, enzim-enzim pencernaan akan bekerja mengolah makanan. Dan kalau diisi dengan air, maka kerja enzim-enzim itu akan terganggu. Jadi setelah makan, minumnya sedikit saja. Beberapa saat kemudian barulah kita minum lagi 1 gelas.
Hal yang baik memang sangat sulit untuk dimulai ya hihihi..........
Tapi setiap kali semangat saya mengendur, saya selalu mengingatkan diri sendiri bahwa saya ingin mendampingi anak-anak dalam keadaan sehat. Saya ingin melihat mereka tumbuh dewasa, menikah, dan memiliki anak-anak.
Setiap kali semangat saya mengendur, saya mengingatkan diri sendiri bahwa saya ingin bermain dan menggendong cucu-cucu saya kelak dalam kondisi prima. Menjadi sakit-sakitan saat tubuh mulai menua itu wajar. Tapi alangkah baiknya kalau kita bisa meminimalkannya. Betul tidak temans...?

5 komentar:

  1. Baru tahu kalausetelah makan, minumnya sedikit saja. Aku selalu minum banyak banyak mak :D oalaaa..thanks ya buat infonya :)

    BalasHapus
  2. Aku nih paling susah minum air putih. Sampe pake alarm aja masih suka lupa :(

    BalasHapus
  3. Memang berasa loh kalau kurang minum air putih. Thanks for sharing yaaa

    BalasHapus
  4. Untung saya suka banget minum air putih, kalau telat malah suka jadi cegukan hihi.. Makasih sharenya

    BalasHapus
  5. Salam kenal,
    Idealnya berapa banyak air putih yang dibutuhkan tubuh kita ya Mbak?
    Terima kasih

    BalasHapus